Wellcome To The New World

You want to know me? FInd out at my blog…..trust me you will find nothings. Hheheheheh

Archive for April, 2007


Mahalnya Sebuah Demokrasi (Bercermin Pada PILKADASUNG NAD)

Demokrasi, sebuah kata yang saat ini sangat-sangat familiar di telinga kita. Dan kita telah belajar tentang demokarsi dari sejak kita duduk di Sekolah Dasar. Apakah Arti demokrasi itu sendiri? Benarkah demokrasi yang sangat di agung-agungkan oleh Amerika adalah benar-benar Original Made In Amerika?

And the answer is No. Ternyata demokrasi bukanlah benar-benar made in Amerika. Kata demokrasi berasal dari kata δημοκρατíα(bahasa Yunani-red).. Inti dari ajaran demokrasi adalah :

  1. Kebebasan untuk memilih
  2. kebebasan pada media
  3. perlakuan yg sama dalam menjalankan undang-undang
  4. kebebasan membentuk organisasi
  5. mengakui ada nya human right.

Jika kita renungi secara mendalam, bukanlah suatu kesalahan bila kita di Indonesia menyelenggarakan PILKADASUNG sebagai pengejawantahan dari Demokrasi. Tapi sadarkah kita berapa besar biaya yang kita keluarkan untuk menyelenggarakan suatu pesta Demokrasi? Sadarkah kita, seberapa besar manfaat yang akan kita dapatkan dari Perayaan Demokrasi? Benarkah Manfaat yang akan kita dapatkan nantinya akan lebih besar daripada cost yang kita telah kita keluarkan?

Nanggroe Aceh Darusalam, provinsi paling timur Indonesia baru-baru ini tepatnya pada bulan Desember 2006 telah melaksanakan Pilkdasung secara serentak di 18 Kabupaten/ Kota dan 1 Propinis. NAD adalah pilot project dari Perayaan Demokrasi untuk kawasan Indonesia lainnya dan nantinya akan menyusul Propinsi Irian Jaya untuk melakukan hal yang sama. Sebagai Pilot Project, banyak hal yang bisa kita jadikan benang merah untuk Perayaan-Perayaan Demokrasi lainnya.

How much the money that we have spends for this celebration? Rata-rata di satu kabupaten/kota menghabiskan sedikitnya 5,5 Milyar Rupiah untuk 1 kali perayaan, Dan jika tidak ada pemenang di Tahap I ( 25% + 1 dari Total pemilih yang menggunakan hak pilih) , akan diadakan Perayaan Demokrasi tahap II. Kalau kita menarik hitungan kotor , dana yang bisa dihabiskan untuk perayaan ini berkisar 7 milyar Rupiah. Wow, jumlah yang fantastis. Anda hitung saja ,7 Milyar x 18 Kabupaten/Kota ditambah dengan 1 propinsi. Angka yang akan didapatkan berkisar 134 Milyar Rupiah.

Yang menjadi pertanyaan kita, bisakah uang yang telah kita habiskan sebesar 134 Milyar tersebut membawa hasil yang postif bagi Rakyat Indonesia pada umumnya dan Masyarakat Aceh pada khususnya? Atau pesta ini hanya membawa angin keburukan saja bagi kita? Pasnya, mari kita Tanyakan pada hati nurani para pemimpin-pemimpin yang telah terpilih. Karena hanya kepada merekalah kita bisa minta pertanggung jawaban.