OPINI VS OPINI
Membaca Majalah Tempo di halaman opini saya membaca sebuah artikel tentang KPK akan ikut serta dalam pembahasan Anggaran di DPR. Sebuah kalimat yang menurut saya miris adalah KPK tidak harus ikut serta dalam pembahsan anggaran karena dikhawatirkan akan merusak wibawa anggota2 DPR yang notabene di pilih oleh rakyat.
Aneh? Tentu. Anggota2 DPR adalah perpanjangan tangan rakyat di pemerintahan kalau boleh saya meminjam trias politika disebut juga legeslatif. Tapi apa mau dinyana, saat ini banyak kasus2 yang menimpa wakil2 kita. Mulai dari tindakan asusila sampai dengan kasus korupsi. Dimana wibawa kita sebagai rakyat jika wakil2 kita bertindak hal bodoh seperti diatas? Kenapa kita harus menjaga wibawa mereka? Apa karena mereka berbaju safari mahal, harum karena parfum mahal, bermobil mewah ketika kekantor?
Selama mereka tidak bisa menjaga kewibawaan rakyat yang telah memilih mereka, kenapa kita juga harus menjaga kewibawaan mereka?